Saat merindukanmu, seringkali aku memeluk sesak, menenangkan rindu pada doa-doa. Kembalilah, seperti yang dulu.
Dalam kasih, ada jejak tanpa cerita. Ketika kuteringat bahwa jalan kita telah berbeda, namun kita masih kerap bertegur sapa.
TABAH ialah sebuah tembok, yang tak selamanya berdiri kokoh. Suatu waktu ia akan runtuh oleh beban luka tak terbendung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar